Bantuan Nasioal! Inhil Dorong 350 KK Masuk Program Bedah Rumah

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Harapan baru bagi ratusan keluarga di Indragiri Hilir (Inhil) kian nyata. Pemerintah Kabupaten Inhil resmi mengusulkan 350 kepala keluarga (KK) sebagai calon penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), sebuah program nasional yang bertujuan memperbaiki rumah tidak layak huni menjadi hunian sehat, aman, dan nyaman, Rabu (1/7/2026).

Langkah ini ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah Inhil, Tantawi Jauhari, saat mengikuti sosialisasi pengusulan BSPS yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Acara berlangsung di Ruang Zoom Meeting Diskominfopers Inhil, Tembilahan, dengan melibatkan sejumlah pejabat daerah terkait.

Dalam sosialisasi tersebut, pemerintah pusat menekankan pentingnya verifikasi data berbasis by name by address agar bantuan tepat sasaran. Program BSPS sendiri tidak hanya menyediakan bahan bangunan, tetapi juga dukungan biaya tenaga kerja, dengan pendampingan fasilitator hingga tahap pembangunan selesai.

Sekda Tantawi optimistis seluruh usulan akan diakomodasi.
“Kabupaten Indragiri Hilir telah mengusulkan sebanyak 350 KK calon penerima Program BSPS kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Kami berharap semuanya bisa disetujui sehingga semakin banyak masyarakat Inhil menikmati hunian layak,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menyampaikan arahan dari Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir yang mendorong pemerintah daerah untuk mengajukan lebih banyak usulan pada tahun 2027. Pasalnya, pemerintah pusat berencana meningkatkan kuota BSPS hingga lima kali lipat dibandingkan tahun ini.

Dengan peluang besar tersebut, Inhil bertekad memperluas jangkauan program agar semakin banyak keluarga berpenghasilan rendah dapat merasakan manfaat nyata: rumah yang bukan hanya berdiri kokoh, tetapi juga menjadi tempat tinggal yang sehat dan penuh harapan. (Adv)




Satres Narkoba Polres Inhil Bongkar Peredaran Besar, Ribuan Ekstasi Disita

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir kembali menorehkan prestasi dalam perang melawan narkotika. Seorang pria berinisial A.S.M. (38) ditangkap dalam operasi pengungkapan kasus narkoba di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir.

Penangkapan berlangsung pada Senin, 29 Juni 2026, pukul 16.10 WIB di Rumah Makan Bintang Raya, Jalan Lintas Timur, Desa Keritang. Operasi ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya transaksi sabu di wilayah tersebut. Informasi segera ditindaklanjuti oleh Kasat Res Narkoba Polres Inhil, AKP Adam Effendi, S.E., M.H., dengan mengerahkan tim opsnal untuk melakukan penyelidikan intensif.

Saat dilakukan penggerebekan, petugas menemukan sebuah tas ransel hitam berisi 5.707 butir ekstasi dan 0,48 gram sabu. Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam Samsung Galaxy A07 warna hijau serta berbagai plastik kemasan.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tersangka berperan sebagai pengedar. Tes urine juga mengonfirmasi bahwa ia positif mengonsumsi narkotika. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana serta Pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., menegaskan komitmen pihaknya: “Polres Inhil tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi agar lingkungan kita bebas dari narkoba.”

Saat ini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Inhil. Penyidik masih mendalami kasus ini untuk menelusuri kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. *




Rapat Konsolidasi PAN Inhil, Dodi Irawan Tekankan Sinergi Kader hingga Akar Rumput

ARBindonesia.com, Indragiri Hilir – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar kegiatan Rapat Konsolidasi dan silaturahmi antara Pengurus DPW PAN Provinsi Riau dengan Pengurus DPD PAN Kabupaten Inhil serta seluruh DPC PAN se Kabupaten Inhil.

Acara yang di pusatkan di Kantor DPD PAN Inhil Jalan HR Soebrantas Tembilahan itu, dihadiri Pengurus DPW PAN Provinsi Riau, Sekretaris Wilayah Dodi Irawan mewakili Ketua DPW PAN Riau Ir. H. Sahidin, Bendahara Andrizal serta Wakil Ketua Bidang Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan Zukri.

Sementara itu di jajaran pengurus DPD PAN Inhil dihadiri langsung Ketua DPD PAN Inhil, Buono Abdi, Sekretaris Ali Akbar Almukti, Bendahara Vioni Izzati Karmelin dan unsur pengurus lainnya serta Ketua DPC PAN se Kabupaten Inhil.

Dalam kesempatan itu Sekretaris DPW PAN Riau, Dodi Irawan meminta agar seluruh kader dan simpatisan PAN Kabupaten Inhil terus menjaga kekompakan terutama dalam menghadapi kontestasi Pemilu Tahun 2029 mendatang.

“Inhil ini merupakan wilayah yang luas dan memiliki wilayah perairan, perlu koordinasi dan komunikasi yang terus menerus agar kader di akar rumput dapat terus dijaga,” ungkap Dodi Irawan, politisi muda yang juga dikenal dengan nama Dodi Irawan Bakaghojoo itu.

Dirinya meyakini, Kader PAN di Kabupaten Inhil dapat mengambil peran yang lebih banyak, baik itu di legislatif maupun di pemerintahan untuk memberikan kemajuan nyata di Kabupaten Inhil.

“PAN punya tagline Bantu Rakyat, maka jadikanlah itu motivasi kita bersama, bantu rakyat yang ada di sekitar lingkungan kita masing-masing agar kehadiran PAN dapat dirasakan masyarakat,” kata anggota DPRD Riau Dapil Inhu-Kuansing tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Inhil, Buono Abdi yang juga Anggota DPRD Inhil Dapil 6 berharap kedatangan Sekretaris DPW PAN Riau bersama rombongan dapat memberikan semangat baru bagi kader PAN di Kabupaten Indragiri Hilir.

“Terima kasih kami ucapkan atas kehadiran Saudaraku Dodi Irawan di Kabupaten Inhil, ini jadi momentum kita memperbaiki kualitas diri dan melakukan evaluasi untuk kemajuan PAN Inhil kedepan,” pungkasnya. (Adv)




Ingat! Mulai Hari Ini Harga BBM Turun se-Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

ARBindonesia.com, PEKANBARU – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga, resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai Rabu (1/7/2026). Di Provinsi Riau, harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Sebelumnya, harga BBM non subsidi di Riau tercatat cukup tinggi, yakni Pertamax Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, Dexlite Rp24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.

Mulai 1 Juli 2026, harga Pertamax di Riau tetap bertahan di angka Rp17.000 per liter. Sementara Pertamax Turbo turun menjadi Rp20.150 per liter atau lebih rendah Rp1.500 per liter dari harga sebelumnya.

Penurunan paling signifikan terjadi pada jenis solar non subsidi. Harga Dexlite kini menjadi Rp20.550 per liter, turun Rp3.450 per liter dari sebelumnya Rp24.000 per liter. Sedangkan Pertamina Dex turun menjadi Rp22.100 per liter atau berkurang Rp3.800 per liter dari harga sebelumnya Rp25.900 per liter.

Untuk BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan. Harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi tetap Rp6.800 per liter.

Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penyesuaian harga BBM non subsidi merupakan bagian dari evaluasi berkala yang mengacu pada dinamika harga minyak dunia, aspek fiskal, serta daya beli masyarakat.

“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM non subsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujar Kitty dalam keterangan resminya, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, melalui evaluasi tersebut, sejumlah produk seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan Avtur mengalami penurunan harga.

“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” katanya.

Berikut Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Juli 2026:

Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung)

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter

Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp17.000/liter
Pertamax Turbo: Rp20.150/liter
Dexlite: Rp20.550/liter
Pertamina Dex: Rp22.100/liter

Kawasan FTZ Sabang

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp15.250/liter
Dexlite: Rp18.450/liter
Kawasan FTZ Batam
Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp15.500/liter
Pertamax Turbo: Rp18.350/liter
Dexlite: Rp18.700/liter
Pertamina Dex: Rp20.100/liter

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.250/liter
Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
Pertamax Turbo: Rp19.300/liter
Dexlite: Rp19.700/liter
Pertamina Dex: Rp21.150/liter

Bali, NTB, dan NTT

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.250/liter
Pertamax Turbo: Rp19.300/liter
Dexlite: Rp19.700/liter
Pertamina Dex: Rp21.150/liter

Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter

Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp17.000/liter
Pertamax Turbo: Rp20.150/liter
Dexlite: Rp20.550/liter
Pertamina Dex: Rp22.100/liter

Sulawesi (Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sultra, Sulsel, Sulbar)

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter

Maluku dan Maluku Utara

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Dexlite: Rp20.150/liter

Papua

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Pertamax Turbo: Rp19.750/liter
Dexlite: Rp20.150/liter

Papua Barat dan Papua Barat Daya

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Dexlite: Rp20.150/liter
Pertamina Dex: Rp21.650/liter

Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan

Pertalite: Rp10.000/liter
Biosolar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp16.650/liter
Dexlite: Rp20.150/liter. (mediacenter riau)




Kadis PMD Inhil Imbau Kades Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Indragiri Hilir, Yuliargo, mengimbau seluruh kepala desa di wilayahnya untuk aktif mengajak masyarakat menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurut Yuliargo, sensus yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap 10 tahun sekali ini bertujuan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dunia usaha dan keluarga di Indonesia. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, khususnya di bidang ekonomi.

“Dengan adanya data akurat dari Sensus Ekonomi, pemerintah dapat merancang program yang tepat sasaran, seperti pengembangan UMKM, penyediaan infrastruktur, hingga pembinaan usaha masyarakat. Jika dunia usaha berkembang, maka peluang kerja akan bertambah dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” jelasnya.

Yuliargo menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam memberikan data yang jujur kepada petugas sensus. Ia juga menegaskan bahwa BPS menjamin kerahasiaan data responden dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk pajak atau pemeriksaan lainnya.

Ia berharap seluruh kepala desa di Indragiri Hilir dapat menjadi motor penggerak dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sensus ini. “Mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026 sebagai wujud komitmen bersama membangun perekonomian yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.




Mengapa Pemkab Inhil Bisa Raih Penghargaan dari Menteri Agama

ARBindonesia.com, INDRAGIRI HILIR – Komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dalam meningkatkan pelayanan keagamaan kembali mendapat apresiasi. Kali ini, penghargaan datang langsung dari Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, atas keberhasilan Pemkab Inhil menjalankan Program Masjid Ramah Pemudik pada Idulfitri 1447 H.

Piagam penghargaan tersebut diserahkan kepada Bupati Inhil, Herman, bersama kepala daerah lain di Provinsi Riau yang turut mendukung program serupa. Penyerahan dilakukan dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (27/6).

Program Masjid Ramah Pemudik sendiri bertujuan menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang singgah yang nyaman bagi para pemudik.

“Pada Idulfitri lalu, pemda bersama stakeholder berupaya menyediakan masjid yang bersih, aman, dan ramah, sehingga bisa berfungsi optimal sebagai tempat ibadah sekaligus tempat singgah selama arus mudik maupun arus balik,” ujar Bupati Herman.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan, dukungan pemerintah daerah di Riau sangat membantu suksesnya program tersebut. Secara nasional, tercatat 5.686 masjid difungsikan sebagai posko pelayanan mudik 24 jam pada Idulfitri 2026, lengkap dengan berbagai fasilitas untuk pemudik. (Adv)